PENCEMARAN AIR
PENCEMARAN AIR
Semakin
pesatnya petumbuhan industri di era globalisasi membuat kebutuhan manusia
semakin mudah terpenuhi, dengan adanya berbagai macam produk pemenuh kebutuhan.
Pada proses produksi di suatu industri terdapat bergbagai macam tahapan, salah
satu tahapan yang paling akhir adalah limbah dari sisa hasil produksi. Limbah industri
dapat berupa limbah organic maupun anorganik. Limbah industry sangat berbahaya
bagi kehidupan jika tidak ditangani dengan benar. Limbah-limbah ini akan
menjadi polutan pada sumber kehidupan. Dengan pembuangan limbah sembarangan dan
tak bertanggungjawab dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, salah satunya
pencemaran pada sumber air.
![]() |
| Sumber : http://tanindo.net/wp-content/uploads/2016/11/Instalasi-pengolahan-air-limbah-IPAL.jpg |
PENJELASAN PENCEMARAN AIR
Air biasanya disebut
tercemar ketika terganggu oleh kontaminan antropogenik dan ketika tidak bisa
mendukung kehidupan manusia, seperti air minum, dan/atau mengalami pergeseran
ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung komunitas penyusun biotik, seperti
ikan. Fenomena alam seperti gunung berapi, ledakan alga, kebinasaan ikan,
badai, dan gempa bumi juga menyebabkan perubahan besar dalam kualitas air dan
status ekologi air.
TEORI TENTANG PENCEMARAN AIR
TEORI TENTANG PENCEMARAN AIR
Ardhana (1994),
“Pencemaran Air adalah Pencemaran Limbah Menjadi anaerobik sehingga air sungai
busuk dan tidak sehat lagi bagi pertumbuhan mickroorganisme flora dan fauna air
itu, Lingkungan hidup yang demikian ini sudah rusak dan tidak layak lagi bagi kebutuhan
hidup kita”.
Michael (1990),
“Pencemaran Air adalah Penyimpangan sifat-sifat air dari keadaan normal, bukan
dari kemurniannya. Banyak air tawar yang tercemar berat oleh sisa-sisa
pembuangan kotoran dan cairan pembuangan limbah rumah tangga ke dalam sungai”.
![]() |
| Sumber : http://toriolo.com/wp-content/uploads/2016/12/pencemaran-air-1-700x434.jpg |
PENYEBAB PENCEMARAN AIR
Pencemaran air dapat
disebabkan oleh berbagai hal dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda, diantaranya
:
ü Meningkatnya
kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi.
ü Sampah
organik seperti air comberan menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air
yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak
parah terhadap seluruh ekosistem.
ü Industri
membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berat,
toksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek
termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga
mengurangi oksigen dalam air.
ü Seperti
limbah pabrik yg mengalir ke sungai
ü Pencemaran
air oleh sampah
ü Penggunaan
bahan peledak untuk menangkap ikan
![]() |
| Sumber : https://a.scpr.org/i/562cf39f735602adffae4ee9628864db/165012-full.jpg |
AKIBAT DARI PENCEMARAN AIR
Akibat yang ditimbulkan
oleh pencemaran air:
Dapat menyebabkan
banjir
Banyaknya sampah yang
menghambat aliran air sungai sehingga saat
musim hujan tiba, air sungai yang terbendung meluap akibat tersumbatnya aliran
air dan menyebabkan banjir
Kekurangan sumber air
bersih
Akibat tercemarnya air dengan bahan kimia dan bahan organik lainnya sehingga air tidak layak untuk dikonsumsi oleh manusia.
Akibat tercemarnya air dengan bahan kimia dan bahan organik lainnya sehingga air tidak layak untuk dikonsumsi oleh manusia.
·
![]() |
| Sumber : http://www.aclumich.org/sites/default/files/styles/detail_page_image/public/images/flint%20water.jpg |
· Dapat membuat sumber
penyakit
Terkontaminasinya air dengan zat yang berbahaya dan kurangnya air bersih dapat menimbulkan berbagai macam penyakit akibat dari zat yang berbahaya itu sendiri, seperti penyakit kulit, diare, dan gangguan pencernaan.
Terkontaminasinya air dengan zat yang berbahaya dan kurangnya air bersih dapat menimbulkan berbagai macam penyakit akibat dari zat yang berbahaya itu sendiri, seperti penyakit kulit, diare, dan gangguan pencernaan.
![]() |
| Sumber : sites.google.com/a/nv.ccsd.net/nursing-in-tanzania/_/rsrc/1472778257644/background/CharityWaterPic3.jpg |
· Dapat merusak
Ekosistem sungai
Sungai yang tercemar
akan mengganggu ekosistem yang sudah ada. matinya tumbuhan sekitar sungai
akibat air yang tercemar, matinya organisme akibat zat berbahaya dalam air, dan
terganggunya rantai makanan yang berujung pada kerusakan ekosistem.
·
SOLUSI UNTUK PENCEMARAN AIR
1. Penggunaan pupuk
organik dan kompos sebagai pengganti pupuk buatan pabrik.
Hal ini merupakan
alternatif tepat untuk mengurangi pencemaran air oleh nitrat dan fospat. Kompos
dan pupuk organik di samping dapat memulihkan kandungan mineral dalam tanah
juga dapat memperbaiki struktur dan aerasi tanah serta mencegah eutrofikasi
2. Pemanfaatan musuh
alami dan parasitoid dalam pemberantasan hama.
Pemanfaatan musuh
alami dan parasitoid lebih aman bagi lingkungan. Hama pengganggu populasinya
berkurang, tetapi tidak menimbulkan residu pestisida dalam tanah dan dalam
tubuh tanaman. Pertanian organik sudah dikembangkan di negara-negara maju.
Disamping menghasilkan produk yang aman bagi lingkungan dan kesehatan, produk
pertanian organik memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
3. Hindari penggunaan
racun dan bahan peledak untuk menangkap ikan.
Penggunaan jala dan
pancing di samping lebih higienis juga tidak menimbulkan kerusakan lingkungan,
kelangsungan regenerasi ikan juga dapat berlangsung baik.
4. Pengolahan limbah
cair dari pabrik/industri dengan benar.
Limbah cair dari
pabrik sebaiknya disaring, diencerkan, diendapkan dan dinetralkan dulu sebelum
dibuang ke sungai.
5. Perencanaan AMDAL
Pembangunan kawasan
industri sebaiknya disertai dengan perencanaan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak
Lingkungan.
6. Memiliki bak penampungan
limbah (septi tank)
Rumah sakit dan
peternakan sebaiknya memiliki bak penampungan limbah (septi tank) untuk
menampung limbah yang dihasilkan.
7. Gerakan
penghijauan, reboisasi, pembuatan jalur hijau, mempertahankan areal resapan
air.
Melakukan gerakan
penghijauan, reboisasi, pembuatan jalur hijau, mempertahankan areal resapan air
pada kawasan-kawasan penyangga untuk mencegah terjadinya banjir.
8. Kawasan industri
harus memenuhi syarat yang telah ditentukan.
Persyaratan untuk
kawasan industri yaitu telah memiliki instalasi pengolahan limbah, jauh dari
pemukiman warga, serta seminimal mungkin menghasilkan limbah.








Blognya sudah tersusun rapih dan penjelasannya sudah cukup lengkap. Sebelumnya mau bertanya, bagaimana caranya membuat air jernih kembali saat sudah keruh?
BalasHapusBlognya bagus, materinya juga lengkap, sangat bermanfaat!
BalasHapusPostingan ini cukup lengkap dan menarik apalagi ditaruh beberapa gambar, sangat bermanfaat!
BalasHapusApa itu kontaminan antropogenik?
BalasHapusItu adalah zat berbahaya yg ditimbulkan oleh aktifitas manusia
Hapusmateri di blog ini lengkap dan tampilan blog ini enak dilihat, apakah solusi tersebut bisa di terapkan di indonesia?
BalasHapusBisa , karena itu solusi umum yang dapat dilakukan oleh masyarakat ataupun pihak industri
HapusMenurut admin, cara paling efektif untuk menjaga air tercemar seperti apa?
BalasHapusMungkin maksudnya menjaga air agar tidak tercemar ya ? Cara yang efektif itu banyak, tapi yg bisa dilakukan dengan mudah oleh masyarakat tentunya tidak membuang polutan ke sumber air
HapusMateri sudah lengkap dan jelas, mudah dipahami dan juga menambah pengetahuan kita tentang pencemaran air.
BalasHapusPostingan ini sudah bagus dan berbobot. Menurut saya pribadi gambar yang disajikan dalam postingan ini menarik. Saran saya perhatikan kerapihan penyusunan point point pada postingan agar lebih baik
BalasHapusMateri yang dibahas sangat berbobot,untuk itu saya ingin bertanya apakah solusi yang anda sebutkan pada artikel anda dapat menyelesaikan masalah pencemaran air yang sedang kita hadapi bersam?kalau dapat mengapa dan kalau tidak seharusnya bagaimana?
BalasHapusTampilan blog sudah menarik, materi sudah sesuai topik bahasan. Namun sbelumnya saya ingin bertanya, bagaimana cara mengajak masyarakat supaya bisa melakukan solusi-solusi yang disebutkan diatas?
BalasHapusjelaskan dengan rinci salah satu teknologi yang bisa dilakukan untuk melakukan penanggulangan pencemaran di air
BalasHapus